PERTEMUAN KEEMPAT

 Ilmu yang mendukung olahraga dan penjas, tujuan pendidikan

1. Anatomi

  Anatomi adalah ilmu yang mempelajari tentang struktur tubuh dan hubungan antar struktur

  • Sistem integumentari tubuh terdiri dari kulit dan derivitnya seperti, rambut,kuku, kelenjar,dan beberapa reseptor khusus
  • Sistem skeleton terdiri dari tulang dan sendi sistem otot, sistem saraf, sistem endokrin
 2. Fisiologi ( Ilmu faal)

 Fisiologi adalah ilmu yang mempelajari tentang fungsi atau cara kerja alat-alat tubuh,perubahan fungsinya di akibatkan oleh pengaruh-pengaruh dari dalam tubuh maupun dari luar tubuh secara tersendiri maupun bersama-sama. Misalnya bagaimana jantung dan paru-paru melaksanakan fungsinya masing-masing di waktu istirahat dan di waktu olahraga.

3. Biomekanika
Kemudian biomekanika olahraga bertujuan untuk memahami bentuk gerak tubuh yang paling dasar dalam aktivitas olahraga guna dikembangkan dengan baik, mengetahui secara ilmiah konsep dasar dari penerapan olahraga terhadap bentuk gerak manusia, dan memahami perkembangan di dalam gerak dasar tubuh, yakni memperoleh satu bentuk gerak yang paling cocok dengan iri fisik seseorang pada saat melakukan olahraga sehingga pelaksanaan olahraga menjadi lebih maksimal.
Dengan mempelajari biomekanika olahraga ini, dapat memberikan pemahaman tentang betapa rumitnya suatu system anatomi manusia. Pengetahuan tentang biomekanika sangat berpengaruh terhadap diri seorang atlet olahraga. Si atlet akan mampu mencegah kesalahan yang akan dilakukannya.
Dapat disimpulkan bahwa tidak ada satupun manusia yang punya ciri jasmani sama dengan yang lainnya. Setiap orang akan mempunyai tipe tubuh, kekuatan otot, ataupun kelentukan yang berbeda-beda. Setiap atlet hendaknya mempunyai gerakannya sendiri, yang mana setiap gaya tersebut disesuaikan dengan ciri dari masing-masing individu.
Salah satu contoh penerapannya dalam bidang olahraga seperti saat kita menganalisis bagaimana gerak yang dilakukan dalam jenis olahraga lempar bola sesuai dengan prinsip biomekanika. Melalui analisis itu juga akan diperoleh hasil tentang kecepatan lecutan yang dihasilkan, percepatan dari lemparan, perpindahan sudut lemparan, sampai pada kecepatan akhir yang dihasilkan. Hal ini akan berdampak pada hasil akhir satu buah lemparan yang paling cepat
4. Psikologi
Psikologi penjas dan olahraga adalah ilmu yang mempelajari tingkah laku dan pengalaman manusia berolahraga dalam interaksi dengan manusia lain dan dalam situasi-situasi sosial yang merangsangnya. ... Ilmu psikologi diterapkan pula ke dalam bidang olahraga yang lalu dikenal sebagai psikologi olahraga.

5. Statistika
Penggunaan statistik dalam olahraga sudah sedemikian progresif, tidak saja bertalian dengan kepentingan penelitian, tetapi juga sebagai alat untuk mengambil keputusan dalam pertandingan. Sayangnya, ketika seseorang mendengar istilah statistik, dibenak sudah membayangkan kerumitannya, apalagi berhubungan dengan angka-angka. Buku ini ditulis bukan untuk mengajarkan berhitung, namun statistik sebagai alat berpikir. Ada sejumlah substansi bahasan yang dipaparkan dalam buku ini, antara lain: • Fungsi statistik dalam penelitian olahraga • Skor standar • Uji asumsi data • Analisis korelasi dan regresi • Uji T dan Anova • Analisis multivariat • Uji statistik nonparametrik. Awal naskah ini ditulis dalam bentuk buku ajar yang dicetak sederhana, untuk kepentingan mahasiswa sendiri, dan bukan dalam bentuk buku yang baku. Seiring dengan kebutuhan yang lebih sebagai buku referensi, termasuk permintaan dari banyak pihak, maka kehadiran buku ini menjadi urgen.

6. Sosiologi
Sosiologi olahraga adalah ilmu yang mempelajari hubungan ( interaksi ) manusia dalam masyarakat olahraga secara khusus dan masyarakat olahraga dengan masyarakat lainnya serta aspek – sosiologis yang menyertainya.

7. Manajemen
Manajemen Olahraga. Merupakan proses aktivitas kerjasama antar fungsi dalam manajemen untuk mencapai tujuan. Merupakan aktivitas yg berusaha memperbaiki dan menyempurnakan segala segi dlm usaha kerjasama. Aktivitas itu terutama ditujukan kepada struktur organisasi dan metode kerjasama.

Tujuan pendidikan
  Menurut Benyamin bloom (1908) tujuan pendidikan adalah mengembangkan atau meningkatkan 3 domain perilaku yaitu:

  1.  Kognitif ( cognitive domain)
  2. Afektif (affective domain)
  3.  Psikomotor (psychomotor domain)
(Notoatmodjo, 2003 : 127)

Kognitif bisa di artikan potensi intelektual:
  • Pengetahuan (knowledge)
  • Pemahaman (comprehention)
  • Penerapan (aplication)
  • Analisisa (analysis)
  • Sintesa (sinthesis)
  • Evaluasi (evalution)
Kognitif berarti persoalan yang menyangkut kemampuan untuk mengembangkan kemampuan rasional (akal)

Afekstif adalah sikap dan nilai yang mencakup watak perilaku seperti:
  • Perasaan
  • Minat
  • Sikap
  • Emosi dan
  • Nilai
Psikomotor adalah yang meliputi perilaku gerakkan dan koordinasi jasmani, keterampilan motorik dan kemampuan fisik seseorang.

  

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PERTEMUAN KEDUA

SAMBUNGAN PERTEMUAN KEENAM